This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

    This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

    This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

    This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

    This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

    Sunday, February 16, 2014

    Tempik gundul berpita


    TEMpat PIKnik GUNung kiDUL BERsih raPI tetaTA

    Cave Tubing Goa Pindul
    Gua Pindul memiliki panjang sekitar 350 m, lebar hingga 5 m, jarak permukaan air dengan atap gua 4 m, dan kedalaman air sekitar 5-12 m. Goa ini memiliki 3 zona. zona terang, zona remang, dan zona gelap. waktu tempuh sekitar 45 menit.

    Cavetubing hampir sama dengan rafting. Jika rafting (arung jeram) adalah kegiatan menyusuri aliran sungai dengan menggunakan perahu, maka cavetubing adalah kegiatan menyusuri gua menggunakan ban dalam. Karena aliran air di Gua Pindul ini tenang maka melakukan cavetubing di Gua Pindul ini juga bisa dilakukan oleh pemula maupun anak kecil bahkan wanita hamil pernah.

    Ditengah Gua, ada sebuah ruangan yang agak besar, dengan lubang diatasnya yang warga setempat menyebut sumur terbalik, sinar matahari yang masuk melalui lubang ini membuat suasana semakin indah. Lubang diatas gua inilah dimana seringkali  digunakan sebagai jalan masuk vertikal oleh anggota TIM SAR atau latihan.

    Saat anda melakukan susur gua di Gua Pindul ini, anda akan menemukan sebuah stalagtit yang sudah menyatu dengan stalagmit sehingga tampak seperti sebuah pilar dengan ukuran lebar lima rentangan tangan orang dewasa(Soko Guru).

    Stalaktit ini merupakan terbesar di Goa Pindul dan mempunyai peringkat no 4 di dunia. Stalagtit putting yg masih aktif siap menanti anda dengan tetesan airnya yang konon bisa bikin cantik n’ awet muda, bagi yg lelaki untuk menambah vitalitas telah ditunggu stalagtit jantan, anda cukup memegang aja udah terasa bedannya…tenane’ lek…. Bagi adik-adik di zona terang bisa berenang, lompat indah sambil lihat ikan cukup besar yg memamerkan keindahan tubuhnya.Ada juga Stalagmit dan stalagtit yang menyatu, menjadi yang terbesar ke-4 di dunia, butuh 5 orang untuk melingkarinya, bahkan celahnya hanya cukup dilewati satu orang saja. Besar ditengah-tengah Goa yang katanya sebagai tiang Goa.Keindahan semakin lengkap dengan adanya ornamen disepanjang dinding Goa seperti mahakarya lukisan abstrak yang tak ternilai. Mata kristal Kelelawar bergelantungan menghiasi lorong goa. Terdapat tirai juga yang tersusun dari tetesan air didinding Goa.


    River Tubing Kali Oyo
    Panjang sungai 1500m dg durasi 1 – 2 jam jika diarungi. Sepanjang aliran sungai terdapat tebing-tebing yg indah dan alami khas batuan karst Gunungkidul. Disana kita bisa menikmati keindahan aliran sungai Oyo dengan menggunakan ban dalam, seperti halnya di goa Pindul. Dengan ditemani pemandu dan peralatan yang membuat kita aman dan nyaman maka tak perlu takut untuk mengarungi sungai dengan kedalaman 7 – 11 Meter ini.

    Air terjun yang terdapat di sungai Oyo juga sangat indah, disana pengunjung bisa beristirahat sejenak menikmati alam yang terdapat di sekitar sungai oyo. Selain itu pengunjung bisa juga meloncat dari pinggir tebing yang ada di sungai oyo, tentu saja bagi yang memiliki nyali yang besar, cocok buat yang suka tantangan.

    Pada musim kemarau air bisa tenang, sehingga bisa membuat kita relax. Dan ketika debit air bisa banyak (di waktu musim hujan) maka pengunjung bisa merasakan arus yang lumayan deras namun aman. Wisata ini cocok untuk anda berombongan maupun hanya berduaan (dengan pasangan, kalo punya :p). Rasakan kebersamaan dan romantisme sungai oyo bersama kami, ditemani dengan senyuman manis pemandu yang akan mendampingi anda.

    JAM BUKA 06.30 WIB – 17.00 WIB

    Cara menuju Goa Pindul Dengan Angkutan Umum dari Jogjakarta:
    Dari Jogja Naik Bus –> Terminal Giwangan –> Naik Bus Jogja Wonosari –> Bilang sama kondektur turun perempatan Grogol –> Dari Grogol naek Ojek minta antar ke sekretariat Goa Pindul.
    Tukang Ojek bisa PP, nanti setelah selesai dari sekretariat goa pindul, pulangnya bisa diantar lagi ke bundaran siono untuk cari bus balik ke jogja

    Rute dan lokasi wisata cave tubing goa pindul, semoga memudahkan anda untuk datang ke sini.
    Dari Yogyakarta – Jalan Raya Wonosari – Piyungan – Bukit Patuk – Hutan Bunder – Jalan Raya Wonosari (Patuk-Playen) – Lapangan Gading – Pertigaan lampu merah ambil jalan ke kiri (lurus) - Jalan Raya Wonosari (Playen-Wonosari  ambil menuju kota Wonosari) – Bundaran Siyono (Perempatan yang ada air mancur ditengahnya) ambil arah ke kiri – Ikuti jalan aspal yang lebar (ada pertigaan belokan ambil kanan) – lurus hingga lampu merah – Perempatan lampu merah lurus – Ada pertigaan yang sebelah kiri ada gerbang Desa Bejiharjo belok kiri – Ikuti jalan aspal terus hingga sampai lokasi yang banyak terdapat tulisan Pindhul/Pindul.

    Jika anda menggunakan GPS silahkan masukkan kordinat berikut:
    -7.928505,110.647902

    Saturday, February 15, 2014

    Purwoceng, herbal dasyat bagi pria

    Purwoceng ( Pimpinella Puruatjana ) tanaman yang sangat unik karena hanya tumbuh di dataran tinggi Dieng. Sebagai habitat alaminya, meskipun sekarang sudah dapat dibudidayakan ditempat lain.

    Purwaceng (Pimpinella pruatjan) tumbuhan herbal dari genus Apiaceae. Terkenal karena khasiatnya yang dapat meningkatkan stamina bagi si peminum. Biasanya diolah dalam bentuk bubuk purwaceng, kopi purwaceng dan susu purwaceng

    Candi Dieng Wonosobo

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Dataran Tinggi Dieng. Candi Dieng Wonosobo, merupakan kompleks percandian yang sangat luas yang terletak di sebuah dataran tinggi bernama Dieng. Dataran tinggi Dieng sendiri sebenarnya merupakan sebuah dataran vulkanik aktif yang sangat luas, dan bisa dikatakan sebagai gunung berapi raksasa. Sebagian orang menyebut tempat ini dengan Dieng Plateu, ada juga yang menyebut Gunung Dieng.

    Daratan tinggi Dieng teletak di sekitar Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, dan berada di sebelah barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng terletak pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Sebagai gunung vulkanik aktif, dataran tinggi ini juga memiliki beberapa kawah yang masih sangat aktif yang tersebar di beberapa tempat dengan jarak yang cukup berjauhan.

    Posisinya yang cukup tinggi membuat suhu udara di kawasan ini sangat dingin bagi orang Indonesia. Pada siang hari suhu udara pada kisaran 15°-20° Celsius, dan 10°Celcius pada malam hari. Sedangkan pada bulan-bulan tertentu suhu bisa mencapai 0° Celsius.




    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Penemuan Candi Dieng

    Candi Dieng adalah sebuah kompleks candi Hindu. Awal ditemukannya kompleks Candi Dieng Wonosobo terjadi pada sekitar tahun 1814. Diawali ketika seorang tentara Inggris yang pada waktu itu bermaksud berwisata di kawasan dataran tinggi Dieng. Secara tidak sengaja dia melihat beberapa bagian atas candi yang terendam di dalam kubangan air.

    Lalu akhirnya pada tahun 1856 dimualilah upaya pengeringan dan pengerukan areal sekitar kompleks candi. Upaya ini dipimpin oleh seorang Belanda bernama Van Kinsbergen. Dan berawal dari situlah lalu ditemukan beberapa bangunan candi yang tersebat di beberapa tempat yang tidak terlalu jauh. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan proses pencatatan dan pengambilan gambar pada tahun 1864.


    Sejarah Candi Dieng Wonosobo

    Sejarah candi dieng sampai dengan saat ini memang tidak begitu jelas, karena tidak ada satupun ditemukan bukti tertulis yang menyebutkan mengenai kapan tepatnya Candi Dieng dibangun. Hanya sebuah prasasti yang ditemukan di kawasan itu, yang memiliki angka tahun 808 Masehi.

    Ada beberapa ahli yang mengatakan bahwa kompleks Candi Dieng dibangun sekitar abad 8 – 9 Masehi berdasarkan perintah dari para raja pada masa dinasti Sanjaya. Namun menurut penelitian lanjut, kompleks Candi Dieng diperkirakan dibangun melalui 2 tahap pembangunan. Tahap pertama diperkirakan dimulai pada akhir abad ke-7 dan diakhiri pada awal abad ke-8. Sedangkan pembangunan tahap kedua berlangsung pada pertengahan abad ke-8 sampai sekitar tahun 780 Masehi.


    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Kompleks Candi Dieng

    Candi Dieng Wonosobo sendiri merupakan sebuah kompleks percandian. Artinya tidak hanya terdiri dari satu bangunan candi, melainkan terdiri dari banyak gugusan candi yang tersebar di beberapa lokasi yang agak berjauhan. Kompleks Candi Dieng Wonosobo secara keseluruhan menempati areal seluas 1.9 x 0,8 kilometer persegi.

    Kompleks candi ini terdiri dari 3 kelompok gugusan candi dan 1 buah candi yang berdiri sendiri. Uniknya semua kelompok candi ini dinamai berdasarkan tokoh-tokoh pewayangan seperti yang dalam kitab Mahabharata yaitu Kompleks Candi Gatotkaca, Kompleks Candi Arjuna, Kompleks Candi Dwarawati, dan satu lagi adalah Candi Bima yang bukan merupakan kelompok candi (berdiri sendiri).


    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Kompleks Candi Arjuna

    Kompleks Candi Arjuna merupakan salah satu kompleks percandian di Candi Dieng Wonosobo. Kompleks Candi Arjuna terdiri dari 5 candi yaitu Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Puntadewa, Candi Sembadra, Candi Srikandi.

    1. Candi Arjuna

    Candi Arjuna merupakan candi utama di kelompok candi ini. Candi Arjuna berbentuk persegi berukuran sekitar 4 m2. Candi Arjuna berada di ujung paling selatan dan menghadap ke arah barat yang ditandai dengan adanya tangga pada sisi barat candi. Badan Candi Arjuna berada pada sebuah batur setinggi 1 meter.

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Arjuna
    Candi Arjuna

    2. Candi Semar

    Candi Semar merupakan satu-satunya candi di kompleks ini yang letaknya tidak berada dalam satu deret dengan candi lainnya. Candi Semar terletak persis di depan Candi Arjuna, dan posisinya saling berhadapan. Candi Semar berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran yang lebih kecil dari Candi Arjuna. Dalam Candi Semar hanya ada ruangan kosong dengan dinding yang dihiasi jendela-jendela kecil.
    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Semar
    Candi Semar

    3. Candi Srikandi

    Candi Srikandi terletak persis di sebelah utara Candi Arjuna. Candi Srikandi berbentuk kubus dengan dinding luar yang dihiasi relief Dewa Wishnu di bagian utara, Dewa Brahma di dinding selatan, dan Dewa Syiwa di dinding timur.
    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Srikandi
    Candi Srikandi

    4. Candi Sembadra

    Candi sembadra berada di sebelah utara Candi Srikandi. Bentuknya kubus di bagian atap dan bentuk seperti poligon di bagian tubuhnya.
    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Sembadra
    Candi Sembadra

    5. Candi Puntadewa

    Candi Puntadewa terletak di ujung paling utara dari deretan candi ini. Candi Puntadewa terlihat ramping dan tinggi karena berdiri di atas batur setinggi 2,5 meter. Candi ini memiliki sebuah ruangan kosong yang sempit di dalamnya.
    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Puntadewa
    Candi Puntadewa


    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Kompleks Candi Gatotkaca 

    Kompleks Candi Gatotkaca juga sama halnya dengan kompleks Candi Arjuna yang terdiri dari gugusan 5 buah candi yaitu Candi Gatotkaca, Candi Setyaki, Candi Nakula, Candi Sadewa, Candi Gareng dan Petruk. Namun berbeda dengan komplek Candi Arjuna, di kelompok Candi Gatotkaca ini sebagian besar candinya telah runtuh dan hilang. Yang tersisa dari kelompok ini dan masih cukup bagus kondisinya hanyalah Candi Gatotkaca.


    Candi Gatotkaca

    Candi Gatotkaca berdiri pada sebuah batur bujur sangkar setinggi 1 meter. Candi Gatotkaca memiliki bentuk seperti bangunan bertingkat dengan beberapa relung di sisi luar dindingnya. Candi Gatotkaca menghadap ke arah barat ditandai dengan adanya tangga kecil dan sebuah pintu masuk di sisi barat candi. Pada dinding luar terdapat ceruk kecil tempat untuk meletakkan arca. Bagian bawah dan tengah candi masih tampak baik, namun pada bagian atapnya terlihat sudah rusak.
    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Gatotkaca
    Candi Gatotkaca


    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Kompleks Candi Dwarawati

    Kompleks Candi Dwarawati merupakan sebuah kelompok candi yang terdiri dari 4 buah bangunan candi yaitu Candi Dwarawati, Candi Abiyasa, Candi Pandu, dan Candi Margasari. Sayangnya hampir semua bangunan candi telah rusak dan hanya berupa reruntuhan, yang hanya menyisakan 1 buah candi yang masih utuh yaitu Candi Dwarawati.


    Candi Dwarawati

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Dwarawati
    Candi Dwarawati
    Candi Dwarawati mempunyai bentuk dasar bujur sangkar dengan alas batur setinggi 50 cm. candi Dwarawati ini berdiri menghadap ke arah barat dengan sebuah pintu masuk di atas sebuah tangga di dinding baratnya. Tangga dan pintu masuk Candi Dwarawati sama sekali tidak memiliki hiasan.

    Pada ketiga dinding Candi Dwarawati terdapat ceruk atau bilik penampil untuk meletakkan arca-arca. Di dalam candi terdapat sebuah ruangan yang kosong. Atap candi juga telah runtuh dan rusak. Satu lagi yang tersisa di dekat Candi Dwarawati ini adalah sebuah batu seperti Lingga dan Yoni.

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Bima

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Candi Bima
    Candi Bima
    Candi Bima merupakan satu-satunya candi yang tidak berada dalam satu kompleks atau kelompok candi. Letaknya menyendiri di kejauhan di atas sebuah bukit. Candi bima juga merupakan candi yang terbesar di antara semua candi yang berada di kompleks Candi Dieng Wonosobo.

    Bentuk Candi Bima memang agak sedikit unik dibanding candi lainnya. Bentuk dasarnya adalah bujur sangkar namun di setiap sisinya dilengkapi dengan penampil yang agak menjorok keluar, sehingga membuat candi ini terlihat seolah-olah berbentuk persegi delapan.

    Di bagian depan candi terdapat penampil yang menjorok jauh keluar sepanjang sekitar 1,5 meter sebagai pintu masuk ke dalam candi, sedangkan penampil pada ketiga sisi candi terdapat ceruk untuk meletakkan arca. Di dalam tubuh candi terdapat sebuah ruangan kosong.

    Keunikan lain candi ini terletak pada atapnya yang terdiri dari 5 tingkat yang semakin mengecil pada ujungnya. Terdapat hiasan pelipit padma ganda dan relung kudu di setiap tingkatan atapnya. Arca Kudu adalah sebuah arca berbentuk manusia setengah badan yang seolah-olah sedang melongok ke bawah. Sedangkan atap apling ujung telah runtuh dan tidak dapat diketahui bentuk aslinya.

    Sejarah Candi Dieng Wonosobo - Pesona Wisata Candi Dieng

    Dengan mengunjungi Candi Dieng kita akan mendapat sebuah paket wisata yang sangat komplit. Karena hanya dengan mengunjungi satu daerah saja kita bisa melihat berbagai obyek wisata sekaligus. Di dataran Dieng ini kita akan disuguhi wisata sejarah candi dieng nan indah lengkap dengan sebuah museum.

    Ada pula wisata alam yang menyajikan puluhan danau dan telaga yang tersebar di area ini. Ada juga puluhan kawah vulkanik aktif yang bisa kita datangi dan lihat secara langsung. Terdapat pula wisata pegunungan yang menyuguhkan pemandangan elok dataran tinggi Dieng dengan perkebunan dan taman bunganya. Dan yang tidak kalah menarik adalah wisata budaya, yang sering kali menyuguhkan upacara adat Dieng yang sangat langka dan menarik. Semua itu dibalut dalam sebuah keindahan yang mengiringi sebuah peninggalan bersejarah yaitu Candi Dieng.

    Saturday, November 17, 2012

    Format Dokumen Kontrak

    Format dibuat dalam bentuk excel dan word sehinggah sangat mudah untuk digunakan. Jika ada yang kurang sesuai, mohon tanggapan baliknya agar dapat diperbaiki kembali.

    Dokumen & Format Pengadaan Langsung Barang

    Pengertian
    Pasal 1 angka 32 : Pengadaan Langsung adalah Pengadaan Barang/Jasa langsung kepada Penyedia Barang/Jasa, tanpa melalui Pelelangan/Seleksi/Penunjukan Langsung.

    Thursday, May 3, 2012

    Tanjung Kodok Beach Resort Lamongan

    Tanjung Frog Beach Resort (TKBR) is a three-star-plus resort is located right next to West Marine Tourism Lamongan (WBL). Located on the north shore of the island of Java, precisely in the District Paciran, Lamongan regency, East Java. Easily accessible from the city of Surabaya to take a half hour trip driving a car and a paved highway through the pleasant scenery.

    Tanjung Frog Beach Resort is a comfortable resting place for travelers. If you depart from the city of Jakarta and was traveling to Surabaya, then you can take a break at this resort. You can drive from Jakarta to Surabaya by passing the city of Semarang, Cepu, Bojonegoro, Tuban, and reached the district Lamongan, you can take the path to the WBL. Enjoy the beach at Tanjung Frog Beach Resort to eliminate fatigue during driving, because the resort has a tremendous appeal.
    Of hotel rooms, guests can enjoy the beach and beautiful sea, rocks and caves plus the enchanting nature. Tanjung Frog Beach Resort is the only one in Java, directly overlooking the sea. Niktmati also sunset with incredible charm. From the hotel room, you can watch the sunset at sea, fulvous, accompanied by the pounding waves of the sea north of the island of Java, and shortly thereafter when the night falls, ocean views become interesting with decorative lights of fishing boats looking for fish. In the morning, the activities of the fishermen fishing and catching fish still we can enjoy.

    resortResort frog beach headland that all rooms have balconies overlooking the sea looks beautiful with a modern style building, painted white, with no elevator and take the floor - the floor is sloped and several steps to ease up and down between floors, but do not make tired . In addition, the Cape of Frog Beach Resort is also supported by the classy range of facilities such as, meeting room, dinning hall Jelly Fish, Sunset coffee shop, drink corner, games room, karaoke, tennis court, billiards, volley ball court, table tennis, fitness center, swimming pool, etc. With all three-star resort facility and direct access to the object plus Marine Tourism Lamongan, Tanjung Frog Beach Resort be your destination.

    Monday, April 16, 2012

    Tarif Bea Meterai

    Bea Meterai merupakan pajak yang dikenakan terhadap dokumen yang menurut Undang-undang Bea Meterai menjadi objek Bea Meterai. Atas setiap dokumen yang menjadi objek Bea Meterai harus sudah dibubuhi benda meterai atau pelunasan Bea Meterai dengan menggunakan cara lain sebelum dokumen itu digunakan.
    PENGERTIAN BEA METERAI
      
    DASAR HUKUM
    1.
    Undang-undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai
    2.
    Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perubahan Tarif Bea Meterai dan Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal Yang Dikenakan Bea Meterai.
    3.
    Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.03/2005 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.03/2005 Tentang Bentuk, Ukuran, Warna, Dan Desain Meterai Tempel Tahun 2005
    4.
    Keputusan Menteri Keuangan Nomor 133b/KMK.04/2000 tentang Pelunasan Bea Meterai dengan Menggunakan Cara Lain.
    5.
    Keputusan Dirjen Pajak Nomor KEP-122b/PJ./2000 tentang Tatacara Pelunasan Bea Meterai dengan membubuhkan Tanda Bea Meterai Lunas dengan Mesin Teraan.
    6.
    Keputusan Dirjen Pajak Nomor KEP-122c/PJ./2000 tentang Tatacara Pelunasan Bea Meterai dengan membubuhkan Tanda Bea Meterai dengan Teknologi Percetakan.
    7.
    Keputusan Dirjen Pajak Nomor KEP-122d/PJ./2000 tentang Tatacara Pelunasan Bea Meterai dengan membubuhkan Tanda Bea Meterai dengan Sistem Komputerisasi.
    8.
    Keputusan Menteri Keuangan Nomor 476/KMK.03/2002 tentang Pelunasan Bea Meterai dengan Cara Pemeteraian Kemudian.
    9.
    Keputusan Dirjen Pajak Nomor KEP-02/PJ./2003 tentang Tatacara Pemeteraian Kemudian.
    10.
    Surat Edaran Nomor 29/PJ.5/2000 tentang Dokumen Perbankan yang dikenakan Bea Meterai.
     
    ISTILAH-ISTILAH
     
     
    -
    Dokumen adalah kertas yang berisikan tulisan yang mengandung arti dan maksud tentang perbuatan, keadaan atau kenyataan bagi seseorang dan atau pihak-pihak lain yang berkepentingan.
     
     
    -
    Benda Meterai adalah Meterai tempel dan Kertas Meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
     
     
    -
    Tanda tangan adalah tanda tangan sebagaimana lazimnya dipergunakan, termasuk pula paraf, teraan atau cap tanda tangan atau cap paraf, teraan cap nama atau tanda lainnya sebagai pengganti tanda tangan.
     
     
    -
    Pemeteraian kemudian adalah suatu cara pelunasan Bea Meterai yang dilakukan oleh Pejabat Pos atas permintaan pemegang dokumen yang Bea Meterainya belum dilunasi sebagaimana mestinya.
     
     
    -
    Pejabat pos adalah pejabat PT Pos dan Giro yang diserahi tugas melayani permintaan pemeteraian kemudian.
     
    OBJEK BEA METERAI
     
    Pada prinsipnya dokumen yang harus dikenakan meterai adalah dokumen menyatakan nilai nominal sampai jumlah tertentu, dokumen yang bersifat perdata dan dokumen yang digunakan di muka pengadilan, antara lain :
     
     
    a.
    Surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat perdata.
     
     
    b.
    Akta-akta notaris termasuk salinannya.
     
     
    c.
    Akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah termasuk rangkap-rangkapnya.
     
     
    d.
    Surat yang memuat jumlah uang yaitu:
     
    -
    yang menyebutkan penerimaan uang;
     
    -
    yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening bank;
     
    -
    yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bank
     
    -
    yang berisi pengakuan bahwa utang uang seluruhnya atau sebagian telah dilunasi atau diperhitungkan.
     
     
    e.
    Surat berharga seperti wesel, promes, aksep dan cek.
     
     
    f.
    Dokumen yang dikenakan Bea Meterai juga terhadap dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan yaitu surat-surat biasa dan surat-surat kerumahtanggaan, dan surat-surat yang semula tidak dikenakan Bea Meterai berdasarkan tujuannya, jika digunakan untuk tujuan lain atau digunakan oleh orang lain, lain dan maksud semula.
      
    TIDAK DIKENAKAN BEA METERAI
     
    Secara umum dokumen yang tidak dikenakan bea meterai adalah dokumen yang berhubungan dengan transaksi intern perusahaan, berkaitan dengan pembayaran pajak dan dokumen Negara.
     
    Dokumen yang tidak termasuk objek Bea Meterai adalah:
     
     
    1.
    Dokumen yang berupa:
     
    -
    surat penyimpanan barang;
     
    -
    konosemen;
     
    -
    surat angkutan penumpang dan barang;
     
    -
    keterangan pemindahan yang dituliskan diatas dokumen surat penyimpanan barang, konosemen, dan surat angkutan penumpang dan barang;
     
    -
    bukti untuk pengiriman barang untuk dijual atas tanggungan pengirim;
     
    -
    surat pengiriman barang untuk dijual atas tanggungan pengirim;
     
    -
    surat-surat lainnya yang dapat disamakan dengan surat-surat di atas.
     
     
     
    2.
    Segala bentuk ijazah
     
     
     
    3.
    Tanda terima gaji, uang tunggu, pensiun, uang tunjangan dan pembayaran lainnya yang ada kaitannya dengan hubungan kerja serta surat-surat yang diserahkan untuk mendapatkan pembayaran itu.
     
     
     
    4.
    Tanda bukti penerimaan uang negara dan kas negara, kas pemerintah daerah dan bank.
     
     
     
    5.
    Kuitansi untuk semua jenis pajak dan untuk penerimaan lainnya yang dapat disamakan dengan itu ke kas negara, kas pemerintah daerah dan bank.
     
     
     
    6.
    Tanda penerimaan uang yang dibuat untuk keperluan intern organisasi.
     
     
     
    7.
    Dokumen yang menyebutkan tabungan, pembayaran uang tabungan kepada penabung oleh bank, koperasi, dan badan-badan lainnya yang bergerak di bidang tersebut
     
     
     
    8.
    Surat gadai yang diberikan oleh Perum Pegadaian.
     
     
     
    9.
    Tanda pembagian keuntungan atau bunga dan Efek, dengan nama dan bentuk apapun.
     
    TATA CARA PELUNASAN BEA METERAI
    SAAT TERUTANG
     
    Saat terutangnya bea meterai adalah saat sebelum dokumen yang terutang bea meterai tersebut digunakan. Dalam Pasal 5 Undang-undang No. 13 Tahun 1985 disebutkan saat terutangnya Bea Meterai adalah:
     
     
    -
    Dokumen yang dibuat oleh satu pihak adalah pada saat dokumen itu diserahkan;
    -
    Dokumen yang dibuat oleh lebih dan satu pihak adalah pada saat selesainya dokumen dibuat;
    -
    Dokumen yang dibuat di luar negeri adalah pada saat digunakan di Indonesia,
      

    CARA PELUNASAN BEA METERAI

     
     
    A.
    Pelunasan Bea Meterai dengan Menggunakan Meterai Tempel
     
     
     
    Cara mempergunakan meterai tempel :
     
     
     
    -
    Meterai Tempel direkatkan seluruhnya dengan utuh dan tidak rusak di atas dokumen yang dikenakan Bea Meterai.
     
    -
    Meterai Tempel direkatkan di tempat dimana tanda tangan akan dibubuhkan.
     
    -
    Pembubuhan tanda tangan disertai dengan pencantuman tanggal, bulan, dan tahun dilakukan dengan tinta atau yang sejenis dengan itu, sehingga sebagian tanda tangan di atas kertas dan sebagian lagi di atas Meterai Tempel.
     
    -
    Jika digunakan lebih dan satu Meterai Tempel, tanda tangan harus dibubuhkan sebagian di atas semua Meterai Tempel dan sebagian di atas kertas.
     
    -
    Pelunasan Bea Meterai dengan menggunakan Meterai Tempel tetapi tidak memenuhi ketentuan di atas, dokumen yang bersangkutan dianggap tidak bermeterai.
     
    B.
    Pelunasan Bea Meterai dengan Menggunakan Kertas Meterai
     
     
     
    Cara mempergunakan kertas meterai :
     
     
     
    -
    Sehelai Kertas Meterai hanya dapat digunakan untuk sekali pemakaian.
     
    -
    Kertas Meterai yang sudah digunakan, tidak boleh digunakan lagi.
     
    -
    Jika isi dokumen yang dikenakan Bea Meterai terlalu panjang untuk dimuat seluruhnya di atas Kertas Meterai yang digunakan, maka untuk bagian isi yang masih tertinggal dapat digunakan kertas tidak bermeterai.
     
    -
    Jika sehelai Kertas Meterai karena sesuatu hal tidak jadi digunakan dan dalam hal ini belum ditandatangani oleh yang berkepentingan, sedangkan dalam Kertas Meterai telah terlanjur ditulis dengan beberapa kata/kalimat yang belum merupakan suatu dokumen yang selesai dan kemudian tulisan yang ada pada Kertas Meterai tersebut dicoret dan dimuat tulisan atau keterangan baru, maka Kertas Meterai yang demikian dapat digunakan dan tidak Perlu dibubuhi meterai lagi.
     
    -
    Apabila ketentuan sebagaimana dimaksud di atas tidak dipenuhi, dokumen yang bersangkutan dianggap tidak bermeterai.
     
    C. 
    Pelunasan dengan membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas dengan Mesin Teraan
     
     
     
     
     
    Pelunasan dengan cara membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas dengan Mesin Teraan memerlukan beberapa syarat sebagai berikut:
     
     
     
     
    1.
    Pelunasan Bea Meterai dengan mesin teraan meterai hanya diperkenankan kepada penerbit dokumen yang melakukan pemeteraian dengan jumlah rata-rata setiap hari minimal sebanyak 50 dokumen.
     
     
     
     
    2.
    Penerbit dokumen yang akan melakukan pelunasan Bea Meterai dengan mesin teraan meterai harus melakukan prosedur sebagai berikut:
     
     
     
     
     
     
    -
    mengajukan permohonan ijin secara tertulis kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak setempat dengan mencantumkan jenis/merk dan tahun pembuatan mesin teraan meterai yang akan digunakan, serta melampirkan surat pernyataan tentang jumlah rata-rata dokumen yang harus dilunasi Bea Meterai setiap hari.
     
     
    -
    melakukan penyetoran Bea Meterai di muka minimal sebesar Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dengan menggunakan Surat Setoran Pajak Ke Kas Negara melalui Bank Persepsi.
     
     
    -
    Menyampaikan laporan bulanan penggunaan mesin teraan meterai kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat tanggal 15 setiap bulan.
     
     
    -
    Ijin penggunaan mesin teraan meterai berlaku selama 2 (dua) tahun sejak tanggal ditetapkannya, dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.
     
    D. 
    Pelunasan dengan membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas dengan Sistem Komputerisasi
     
     
     
     
     
    1.
    Pelunasan Bea Meterai dengan sistem komputerisasi hanya diperkenankan untuk dokumen yang berbentuk surat yang memuat jumlah uang dalam Pasal 1 huruf d PP No. 24 Tahun 2000 dengan jumlah rata-rata pemeteraian setiap hari minimal sebanyak 100 dokumen.
     
     
     
     
     
     
    -
    mengajukan permohonan ijin secara tertulis kepada Direktur Jenderal Pajak dengan mencantumkan jenis dokumen dan perkiraan jumlah rata-rata dokumen yang akan dilunasi Bea Meterai setiap hari.
     
     
    -
    pembayaran Bea Meterai di muka minimal sebesar perkiraan jumlah dokumen yang harus dilunasi Bea Meterai setiap bulan, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (ke Kas Negara melalui Bank Pensepsi).
     
     
    -
    menyampaikan laporan bulanan tentang realisasi penggunaan dan saldo Bea Meterai kepada Direktur Jenderal Pajak paling lambat tanggal 15 setiap bulan.
     
     
     
     
    2.
    Ijin pelunasan Bea Meterai dengan membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas dengan sistem komputerisasi berlaku selama saldo Bea Meterai yang telah dibayar pada saat mengajukan ijin masih mencukupi kebutuhan pemeteraian 1 (satu) bulan berikutnya.
             
      
    E. 
    Tata Cara Pelunasan Bea Meterai Dengan Teknologi Percetakan
     
     
     
     
     
    1.
    Pelunasan Bea Meterai dengan teknologi pencetakan hanya diperkenankan untuk dokumen yang berbentuk cek, bilyet giro, dan efek dengan nama dan dalam bentuk apapun.
     
     
     
     
    2.
    Penerbit dokumen yang akan melakukan pelunasan Bea Meterai dengan teknologi pencetakan harus melakukan prosedur sebagai berikut:
     
     
     
     
     
     
    -
    pembayaran Bea Meterai di muka sebesar jumlah dokumen yang harus dilunasi Bea Meterai, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak ke Kas Negara melalui Bank Persepsi.
     
     
    -
    mengajukan permohonan ijin secara tertulis kepada Direktur Jenderal Pajak dengan mencantumkan jenis dokumen yang akan dilunasi Bea Meterai dan jumlah Bea Meterai yang telah dibayar.
     
     
     
     
    3.
    Perum Peruri dan perusahaan sekuriti yang melakukan pembubuhan tanda Bea Meterai Lunas pada cek, bilyet giro, atau efek dengan nama dan dalam bentuk apapun, harus menyampaikan laponan bulanan kepada Direktur Jenderal Pajak paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
     
     
     
     
    4.
    Pelunasan Bea Meterai bagi dokumen yang dibuat di Luar Negeri
     
     
    Dokumen yang dibuat di luar negeri tidak dikenakan Bea Meterai sepanjang tidak digunakan di Indonesia.
      
    TARIF BEA METERAI
     
    1.
    Tarif Bea Meterai Rp 6.000,00 untuk dokumen sebagai berikut:
     
     
     
     
    a.
    Surat Perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat pendata
     
    b.
    Akta-akta Notaris termasuk salinannya
     
    c.
    Surat berharga seperti wesel, promes, dan aksep selama nominalnya lebih dan Rp1.000.000,00.;
     
    d.
    Dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka Pengadilan, yaitu:
     
     
    -
    surat-surat biasa dan surat-surat kerumahtanggaan.
     
     
    -
    surat-surat yang semula tidak dikenakan Bea Meterai berdasarkan tujuannya, jika digunakan untuk tujuan lain atau digunakan oleh orang lain selain dan tujuan semula.

    2.

    Untuk dokumen yang menyatakan nominal uang dengan batasan sebagai berikut:
     
     
     
     
    -
    nominal sampai Rp250.000,- tidak dikenakan Bea Meterai
     
    -
    nominal antara Rp250.000,- sampai Rp1.000.000,- dikenakan Bea Meterai Rp3.000,-
     
    -
    nominal diatas Rp 1.000.000,- dikenakan Bea Meterai Rp 6.000,-

    3.

    Cek dan Bilyet Giro dikenakan Bea Meterai dengan tarif sebesar Rp 3.000,- tanpa batas pengenaan besarnya harga nominal.
     
     
     
    4.
    Efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang mempunyai harga nominal sampai dengan Rp1.000.000,- dikenakan Bea Meterai Rp 3.000,- sedangkan yang mempunyai harga nominal lebih dari Rp 1.000.000,- dikenakan Bea Meterai Rp 6.000,-.
     
     
     
    5.
    Sekumpulan Efek dengan nama dan dalam bentuk apapun yang tercantum dalam surat kolektif yang mempunyai jumlah harga nominal sampai dengan Rp 1.000.000,- dikenakan Bea Meterai Rp 3.000,-, sedangkan yang mempunyai harga nominal lebih dan Rp 1.000.000,- dikenakan Bea Meterai dengan tarif sebesar Rp 6.000,-.
     
    KETENTUAN KHUSUS DAN SANKSI

     
    KETENTUAN KHUSUS
     
     
    a.
    Dokumen yang dibuat di luar negeri pada saat digunakan di Indonesia harus telah dilunasi Bea Meterai yang terutang dengan cara pemeteraian kemudian.
     
     
    b.
    Pejabat Pemerintah, hakim, panitera, jurusita, notaris, dan pejabat umum lainnya, masing-masing dalam tugas atau jabatannya tidak dibenarkan:
     
     
     
    -
    Menerima, mempertimbangkan atau menyimpan dokumen yang Bea Meterainya tidak atau kurang dibayar;
     
    -
    Melekatkan dokumen yang Bea Meterainya tidak atau kurang dibayar sesuai dengan tarifnya pada dokumen lain yang berkaitan;
     
    -
    Membuat salinan, tembusan, rangkapan atau petikan dan dokumen yang Bea Meterainya tidak atau kurang dibayar;
     
    -
    Memberikan keterangan atau catatan pada dokumen yang tidak atau kurang dibayar sesuai dengan tarif Bea Meterainya.
     
    Pelangganan terhadap ketentuan tersebut dikenakan sanksi administratif sesuai Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
     
    SANKSI ADMINISTRASI
     
     
    Sanksi ini dikenakan apabila terjadinya pelanggaran yang mengakibatkan Bea Meterai yang harus dilunasi kurang bayar.
     
     
     -
    Dokumen sebagaimana yang dimaksud dalam objek Bea Meterai tidak atau kurang dilunasi sebagaimana mestinya dikenakan denda administrasi sebesar 200% (dua ratus persen) dari Bea Meterai yang tidak atau kurang dibayar.
    -
    Pemegang dokumen atas dokumen sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) harus melunasi Bea Meterai terutang berikut dendanya dengan cara pemeteraian kemudian.
     
    DALUWARSA
     
    Kewajiban pemenuhan Bea Meterai dan denda administrasi yang terutang menurut Undang-Undang Bea Meterai, daluwarsa setelah lampau waktu 5 tahun, terhitung sejak tanggal dokumen dibuat.
     
    KETENTUAN PIDANA
     
     
     
     
    Dipidana sesuai dengan ketentuan dalam KUHP:
     
     
     
    -
    Barang siapa meniru atau memalsukan meterai tempel kertas meterai atau meniru dan memalsukan tanda tangan yang perlu untuk mensahkan meterai;
     
     
    -
    Barang siapa dengan sengaja menyimpan dengan maksud untuk diedarkan atau memasukkan ke Negara Indonesia meterai palsu, yang dipalsukan atau yang dibuat dengan melawan hak;
     
     
    -
    Barang siapa dengan sengaja menggunakan, menjual, menawarkan menyerahkan, menyediakan untuk dijual atau dimasukkan ke Negara Indonesia meterai yang mereknya, capnya, tanda tangannya, tanda sahnya atau tanda waktunya mempergunakan telah dihilangkan seolah-olah meterai itu belum dipakai dana atau menyuruh orang lain menggunakannya dengan melawan haknya;
     
     
    -
    Barang siapa menyimpan bahan-bahan atau perkakas-perkakas yang diketahuinya digunakan untuk melakukan salah satu kejahatan untuk meniru dan memalsukan benda meterai;
     
     
    -
    Barang siapa dengan sengaja menggunakan cara lain (sesuai Pasal 7 UU Bea Meterai dipidana penjara selama-lamanya 7 tahun dan tindak pidana ini adalah bentuk kejahatan).